Rabu, 11 Maret 2015

Kala itu Soekarno di asingkan ke ende,Flores

"Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia"

Rumah pengasingan Bung Karno Ende

Pada tahun 1934 Soekarno tiba di Ende bersama istrinya Inggit Garnasih dan sang mertua Ibu Amsih dan 2 anak angkat. Setibanya di Ende beliau tidak memiliki tempat tinggal sehingga membuat Soekarno tinggal di rumah milik Haji Abdullah Ambuwaru. Dan sekarang orang mengenal dengan sebutan Rumah Pengasingan Bung Karno.

Rumah pengasingan ini beralamatkan di Jalan Perwira, Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. Ketika gue bertamu ke Rumah Pengasingan Bung Karno gak sempet untuk masuk ke dalem rumahnya, waktu itu si yang jaganya lagi libur dan kunci gemboknya dibawa, kan gak mungkin manjat pager buat masuk. Tapi kalo kalian menyempatkan ke Rumah Pengasingan Bung Karno bisa langsung masuk ke rumah tersebut jika dibuka dan rasakanlah bagaimana kala itu Bung Karno menjalani keseharian hidupnya bersama keluarga diasingkan oleh kolonial Belanda selama 4 tahun (1934-1938). Selama 4 tahunlah Ende menjadi kota yang di diami oleh sang Proklamator.


Taman Bung Karno

Ketika kita mendengar kata Ende yang terlintas di pikiran kita adalah Danau kelimutu dan Taman Nasional Komodo. Akan tetapi dari Sang Proklamatorlah yang membuat kota Ende menjadi terkenal sampai mancanegara. Melalui jalur laut dari Surabaya dengan menempuh 8 hari perjalanan dan dikawal dua orang petugas pemerintah,Bung Karno bisa sampai di Ende.

Foto di atas menggambarkan Bung Karno sang bapak bangsa merenung di bawah pohon sukun, Bung Karno biasa merenung di sebuah lapangan dengan pohon sukun yang besar menaunginya, Tempat ini menghadap Teluk sawu dengan siur ombak yang semerdu dan pepohonan yang hijau membuat hati merasa tenang dan teduh, Bung Karno menyadari bahwa semangat untuk meraih kemerdekaan tidak bisa berhenti tetapi tidak lepas dari kehendak semesta.


Bendera Merah Putih INDONESIA
Setelah Indonesia merdeka, Soekarno mengunjungi Ende untuk pertama kalinya pada tahun 1951, kala itu Bung Karno telah meminang wanita cantik dari Bengkulu kelahiran 5 februari 1923 “Fatmawati” .



Di rumah Pengasingan Bung Karno kalian bisa melihat aneka ragam barang rumah tangga yang waktu itu digunakan oleh Bung Karno. Jika kalian kesini bisa dipandu oleh bapa penjaganya dan akan diceritakan kisah menarik dibaliknya. Dengan membayar tiket Rp 2.500 dan mengisi buku tamu dan membayar jasa pemandu.  



Terima Kasih Bung Karno jasa-jasamu akan selalu dikenang oleh Anak Bangsa, dan saya sebagai pemuda Indonesia akan terus memperjuangkan kemerdekaan Bangsa Indonesia yang selama ini telah dirampas oleh Para KORUPTOR yang tidak memiliki moral dalam bernegara, untuk membangun bangsa Indonesia.








10 komentar:

  1. Wah keadaan dalem rumahnya gimana tuh ka?

    Salam,
    imalavins.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. kebetulan waktu itu lagi tutup jadi gak bisa masuk hehe

      Hapus
  2. Wah, sayang banget ya gag bisa masuk ke dalam, gag bisa mengintip keseharian Bung Karno lebih dalam selama di rumah pengasingannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi ke bayar kok pas ke bengkulu :D ke rumah pengasingan yang disana

      Hapus
  3. Inggit itu istri pertama ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Istri kedua, yang pertama Oetari 1921 hehe

      Hapus
  4. Penasaran ama isi dalem rumah nya :-)

    BalasHapus
  5. sekilas desain atap jendelanya kayak cafe ya? :)

    BalasHapus
  6. Pas aku berkunjung ke sana duluuu, seneng banget jadi bisa tau sejarahnya bung Karno, yang cuma sekilas aja aku baca. Harpandi, pilihan komentarnya ditambahi URL Name dong,

    BalasHapus
    Balasan
    1. mau di samarkan ya namanya? nama aja disamarkan apalagi pasangan *ups

      Hapus

Copyright © ENJOYBACKPACKER | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top