"Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia"
Rumah pengasingan Bung Karno Ende |
Pada tahun 1934 Soekarno tiba di Ende bersama istrinya
Inggit Garnasih dan sang mertua Ibu Amsih dan 2 anak angkat. Setibanya di Ende
beliau tidak memiliki tempat tinggal sehingga membuat Soekarno tinggal di rumah
milik Haji Abdullah Ambuwaru. Dan sekarang orang mengenal dengan sebutan Rumah
Pengasingan Bung Karno.
Rumah pengasingan ini beralamatkan di Jalan Perwira, Ende,
Flores, Nusa Tenggara Timur. Ketika gue bertamu ke Rumah Pengasingan Bung Karno
gak sempet untuk masuk ke dalem rumahnya, waktu itu si yang jaganya lagi libur
dan kunci gemboknya dibawa, kan gak mungkin manjat pager buat masuk. Tapi kalo
kalian menyempatkan ke Rumah Pengasingan Bung Karno bisa langsung masuk ke
rumah tersebut jika dibuka dan rasakanlah bagaimana kala itu Bung Karno
menjalani keseharian hidupnya bersama keluarga diasingkan oleh kolonial Belanda
selama 4 tahun (1934-1938). Selama 4 tahunlah Ende menjadi kota yang di diami
oleh sang Proklamator.
![]() |
Taman Bung Karno |
Ketika kita mendengar kata Ende yang terlintas di pikiran
kita adalah Danau kelimutu dan Taman Nasional Komodo. Akan tetapi dari Sang
Proklamatorlah yang membuat kota Ende menjadi terkenal sampai mancanegara. Melalui jalur laut dari Surabaya dengan menempuh 8 hari perjalanan dan dikawal dua
orang petugas pemerintah,Bung Karno bisa sampai di Ende.
Foto di atas menggambarkan Bung Karno sang bapak bangsa
merenung di bawah pohon sukun, Bung Karno biasa merenung di sebuah lapangan
dengan pohon sukun yang besar menaunginya, Tempat ini menghadap Teluk sawu
dengan siur ombak yang semerdu dan pepohonan yang hijau membuat hati merasa
tenang dan teduh, Bung Karno menyadari bahwa semangat untuk meraih
kemerdekaan tidak bisa berhenti tetapi tidak lepas dari kehendak semesta.
![]() |
Bendera Merah Putih INDONESIA |
Setelah Indonesia merdeka, Soekarno mengunjungi Ende untuk
pertama kalinya pada tahun 1951, kala itu Bung Karno telah meminang wanita
cantik dari Bengkulu kelahiran 5 februari 1923 “Fatmawati” .
Di rumah Pengasingan Bung Karno kalian bisa melihat aneka
ragam barang rumah tangga yang waktu itu digunakan oleh Bung Karno. Jika kalian
kesini bisa dipandu oleh bapa penjaganya dan akan diceritakan kisah menarik dibaliknya.
Dengan membayar tiket Rp 2.500 dan mengisi buku tamu dan membayar jasa pemandu.
Terima Kasih Bung Karno jasa-jasamu akan selalu dikenang
oleh Anak Bangsa, dan saya sebagai pemuda Indonesia akan terus memperjuangkan
kemerdekaan Bangsa Indonesia yang selama ini telah dirampas oleh Para KORUPTOR
yang tidak memiliki moral dalam bernegara, untuk membangun bangsa Indonesia.
Wah keadaan dalem rumahnya gimana tuh ka?
BalasHapusSalam,
imalavins.blogspot.com
kebetulan waktu itu lagi tutup jadi gak bisa masuk hehe
HapusWah, sayang banget ya gag bisa masuk ke dalam, gag bisa mengintip keseharian Bung Karno lebih dalam selama di rumah pengasingannya
BalasHapustapi ke bayar kok pas ke bengkulu :D ke rumah pengasingan yang disana
HapusInggit itu istri pertama ya?
BalasHapusIstri kedua, yang pertama Oetari 1921 hehe
HapusPenasaran ama isi dalem rumah nya :-)
BalasHapussekilas desain atap jendelanya kayak cafe ya? :)
BalasHapusPas aku berkunjung ke sana duluuu, seneng banget jadi bisa tau sejarahnya bung Karno, yang cuma sekilas aja aku baca. Harpandi, pilihan komentarnya ditambahi URL Name dong,
BalasHapusmau di samarkan ya namanya? nama aja disamarkan apalagi pasangan *ups
Hapus